*📚 Siti Rufaidah Al-Anshariyah (Perawat Muslim Pertama Di Dunia)*
.
.
Ikhlas dan tanpa pamrih. Itulah sosok Rufaidah Al-Anshariyah, perawat terkemuka di zaman Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam. Sejarah peradaban Islam mencatat pengabdiannya di dunia keperawatan dengan tinta emas. Bahkan, ia dinobatkan sebagai perintis keperawatan modern.
Rufaidah adalah seorang wanita yang berasal dari Kabilah Aslam. Ia dengan penuh kesetiaan menolong dan mengobati setiap orang yang terluka di zaman Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam.
ia mendirikan kemah di dekat Masjid Nabawi. Di tempat itulah, ia menolong dan mengobati setiap orang yang terluka. Ibu Ishak dalam riwayatnya menuturkan, ketika Sa’ad bin Mu’adz terluka dalam Perang Khandaq, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam berkata kepada para sahabat, “Bawalah dia ke tenda Rufaidah dan saya akan menjenguknya nanti.”
Ia lahir di Yastrib, (Kini Madinah) pada 570 M dan wafat pada 632 M. Rufaidah hidup pada masa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam pada abad pertama Hijriah. Ia berasal dari kaum Anshar. Ilmu keperawatan yang dikuasainya dipelajari dari sang ayah, yang berprofesi sebagai seorang tabib atau dokter.
Dengan penuh ketekunan, Rufaidah membantu ayahnya. Ketika tak ada peperangan, Rufaidah membangun tenda di luar Masjid Nabawi untuk merawat setiap orang yang sakit. Namun, ketika umat Muslim harus turun ke medan perang untuk membela agama Allah, seperti Perang Badar, Uhud, Khandaq, dan Khaibar, dengan penuh keberanian Rufaidah turun ke medan pertempuran.
Ia berada di garis belakang untuk membantu tentara Islam yang terluka akibat perang. Rufaidah pun mendirikan rumah sakit lapangan, sehingga Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam memerintahkan korban yang terluka dirawat oleh Rufaidah.
Selain itu, ia juga menyebarkan ilmu yang dimilikinya. Rufaidah melatih para Muslimah yang berminat untuk menjadi perawat. Keberaniannya patut diacungi jempol. Ia rela mempertaruhkan nyawanya demi menolong pasukan tentara Muslim yang terluka dalam peperangan.
Secara khusus, kelompok perawat yang dilatih Rufaidah meminta izin kepada Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam untuk ikut di garis belakang pertempuran untuk merawat para mujahid yang terluka. Selain itu, sang perawat pun aktif dalam aktivitas sosial yang ada di komunitasnya.
Dengan penuh rasa kasih sayang dan perhatian, ia memberi perhatian kepada setiap Muslim, orang miskin, anak yatim, atau penderita cacat mental. Rufaidah tak hanya merawat anak yatim, namun juga memberi mereka bekal pendidikan. Sejarah melukiskan Rufaidah sebagai seorang Muslimah yang memiliki kepribadian yang luhur dan empati.
Ia selalu memberi pelayanan yang prima bagi pasiennya tanpa memandang status sosial. Sejarah Islam juga mengklaim bahwa Rufaidah adalah pemimpin dan pencetus sekolah keperawatan pertama di dunia Islam. Sungguh begitu besar jasanya bagi perkembangan dunia keperawatan modern..
Semoga bermanfaat,
Barakallahu Fiikum 🙏🙏
➖➖
🎨 Creative @dakwahartworks
🖌️ Illustration @alfian.rh
👤 Follow @dakwahartworks
🌍 Sumber : https://khazanah.republika.co.id/berita/pugy0k313/rufaidah-alanshariyah-perintis-dunia-keperawatan-islam
📝 Penyalin : Triyono Nurhidayat
➖➖➖
#sejarah #sejarahislam #sejarahislamdunia #nurses #nursing #perawat #perawathebat #perawatislam #nurse #keperawatan #muslimah #muslimahtangguh #duniaislam #art #islamicart #islamicpost #visualart #islamicartwork #islamic #dakwah #dakwahislam #dakwahartworks #iqomic #dakwahvisual #infoislam #info #infokesehatan #kamuharustau

Komentar
Posting Komentar